UKPBJ SETDAKAB.MUKOMUKO – Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Mukomuko terus berkomitmen meningkatkan kualitas belanja daerah, khususnya pada sektor pembangunan fisik. Hal ini diwujudkan melalui agenda peningkatan kompetensi teknis yang berfokus pada Proses Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi.
Kegiatan yang ditujukan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap jabatan fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Ahli Pertama di lingkungan UKPBJ ini menjadi langkah strategis untuk meminimalisir risiko kesalahan administratif maupun teknis dalam pemilihan mitra penyedia jasa konstruksi.
Peningkatan kompetensi ini dikoordinir langsung oleh Adi Marta, S.Pi, seorang praktisi senior sekaligus Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Madya. Dalam arahannya, Adi Marta menekankan bahwa jasa konsultansi konstruksi adalah "otak" dari setiap proyek fisik. Kesalahan dalam proses seleksi konsultan dapat berdampak fatal pada kualitas desain (DED) hingga pengawasan proyek di lapangan.
"Kita ingin para Pengelola PBJ Ahli Pertama memiliki ketajaman dalam menelaah kualifikasi badan usaha, metode evaluasi, hingga pemahaman mendalam terhadap regulasi terbaru. Ini bukan sekadar administratif, tapi soal integritas hasil pembangunan di Mukomuko," ujar Adi Marta.
Materi utama dalam kegiatan ini meliputi:
Melalui penguatan kompetensi ini, diharapkan proses pengadaan di Kabupaten Mukomuko semakin transparan, akuntabel, dan mampu menjaring badan usaha konstruksi yang benar-benar kompeten.
Dengan koordinasi intensif di bawah bimbingan tenaga ahli madya, UKPBJ Mukomuko optimis dapat mempercepat realisasi anggaran tahun 2026 dengan standar kualitas yang lebih tinggi, demi kemajuan infrastruktur yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.