Jakarta - Sekretaris Utama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Iwan Herniwan menegaskan bahwa keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) merupakan strategi penting untuk pembangunan nasional sekaligus roda perekonomian nasional. Hal tersebut disampaikan dalam pembukaan Inabuyer B2B2G Expo 2026 pada Selasa (5/5) di Gedung Smesco.
Dalam sambutannya, Iwan menyebut peran UMKM tidak lagi dapat dipandang sebagai pelengkap dalam rantai pasok pemerintah. Melainkan motor penggerak ekonomi yang menentukan arah pertumbuhan. “Ketika aktivitas UMKM meningkat, dampaknya akan langsung terasa pada perekonomian nasional. Oleh Karena itu, penguatan UMKM dalam PBJP menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan yang inklusif dan merata,” tuturnya.
Apalagi, lanjut Iwan, saat ini pemerintah telah menyiapkan kebijakan afirmatif untuk memperluas peran UMKM, seperti anggaran belanja 40 persen, paket pengadaan dengan pagu anggaran s.d Rp15M, pemberdayaan melalui Katalog Elektronik, UMKM yang baru dapat mengikuti PBJP, pemberian uang muka, pengecualian metode pelaksanaan, dan kewajiban kerja sama atau kemitraan. “Dampak positif dari adanya kebijakan afirmasi ini dapat dirasakan melalui peningkatan akses pasar, peningkatan daya saing, serta transparansi dan akuntabilitas yang mendorong proses pengadaan menjadi lebih adil dan terbuka,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza mengatakan bahwa di tengah ketidakpastian global, Indonesia perlu memperkuat ketahanan ekonomi nasional dengan menempatkan UMKM sebagai pilar utama ekonomi inklusif. Ia menyebut gelaran Inabuyer B2B2G Expo 2026 menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Inabuyer B2B2G Expo 2026 menjadi ruang temu strategis yang mempertemukan pemerintah, sektor swasta, dan pelaku UMKM untuk membangun kemitraan yang setara. Kata kuncinya kolaborasi seperti apa yang disampaikan oleh presiden, sehingga terbentuk ekosistem usaha yang terintegrasi dan menjadi arah dalam penguatan UMKM untuk masa depan,” katanya.
Melalui penguatan kebijakan afirmasi dan gelaran Inabuyer B2B2G Expo 2026, pemerintah berharap UMKM tidak hanya menjadi instrumen belanja, tetapi juga mendorong ekosistem usaha yang semakin terbuka untuk memperkuat struktur ekonomi nasional secara inklusif dan berdaya saing. (Des).